Mulailah di setiap kegiatan dengan Bismillah & di akhiri Alhamdulillah
A. Pengertian
Ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari penggunaan sumber daya alam yang terbatas dalam pemenuhan kebutuhan manusia yang tidak ada batasnya. Ilmu ekonomi juga sebagai ilmu yang mempelajari usaha manusia dalam mencapai kemakmuran. Simak penjelasan lebih lengkapnya mengenai Ilmu Ekonomi mulai dari Pengertian, Tujuan, Bidang dan Prinsip-Prinsipnya berikut ini:
Istilah ekonomi berasal dari kata “oikos” yang bermakna keluarga atau rumah tangga sementara “Nomos” memiliki makna hukum atau peraturan yang berlaku. Jadi, secara harfiah ekonomi dapat diartikan sebagai beragam aturan atau manajemen dalam rumah tangga. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang menelaah perilaku keuangan pasar mulai dari suku bunga, nilai tukar, siklus bisnis, perdagangan internasional, kebijakan pemerintah hingga efisiensi penggunaan sumber daya alam
Berikut pengertian Ilmu Ekonomi lainnya menurut para ahli:
1. Alfred Marshall
Melalui Bukunya yang berjudul The Principle of Economics, Alfred Marshall berpendapat Ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari tindakan manusia secara perorangan pun kolektif dan kaitannya dalam penggunaan barang-barang material.
2. H. J. Davenport
Dalam Buku “Economics of Enterprise”, H.J.Davenport mengungkapkan ilmu ekonomi sebagai Ilmu pengetahuan yang mengendalikan berbagai masalah dari titik tolak harga. Ilmu ekonomi juga merupakan peralatan yang mempelajari bagaimana tingkat produksi dapat ditingkatkan sehingga tingkat hidup masyarakat secara otomatis akan meningkat pula.
B. Cabang-Cabang Ilmu Ekonomi
1. Ilmu Ekonomi Terapan
Ilmu ekonomi terapan merupakan bidang ilmu ekonomi yang mengaplikasikan teori dan prinsip ekonomi dalam situasi riil untuk memprediksi kemungkinan hasil yang berfokus pada pemanfaatan ilmu ekonomi secara praktis, khususnya bagi individu dalam pengambilan keputusan, kebijakan, pedoman, atau standar tertentu dengan tujuan mengatasi masalah yang terjadi. Ilmu ekonomi ini biasanya menggunakan studi kasus dan statistic. Contohnya dalam lingkup perusahaan, ekonomi moneter, dan perbankan.
Ekonomi Moneter merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang digunakan untuk mempelajari sifat, fungsi, serta pengaruh uang dalam kegiatan ekonomi yang dapat kamu pelajari pada buku Ekonomi Moneter: Study Kasus Indonesia.
2. Ilmu Ekonomi Deskriptif
Ilmu ekonomi deskriptif sebagai ilmu ekonomi yang menggambarkan bagaimana keadaan perekonomian di masyarakat saat itu. Ekonomi deskriptif sendiri memaparkan data-data dari beragam fakta serta fenomena yang terjadi. Ilmu ekonomi mengkaji berbagai gambaran, dan kondisi perekonomian. Data yang terkumpul bersifat variatif dapat berupa angka, grafik, kurva, atau bentuk penyajian lainnya
3. Ilmu ekonomi mikro
Ilmu Ekonomi Mikro merupakan ilmu ekonomi yang fokusnya kepada ragam kegiatan yang berhubungan langsung dengan ekonomi, tujuannya tentu saja mencapai sasaran makro yaitu menjaga stabilnya harga serta keseimbangan perdagangan internasional, ekonomi makro juga bertujuan mencapai full employment, memeratakan distribusi pendapatan, dan menjaga stabilitas dalam hal nilai tukar. Hal-hal yang dikaji oleh ekonomi makro sendiri mulai dari angka pengangguran, upah, hingga kasus inflasi yang kemudian akan menyebabkan peningkatan harga pasar secara terus-menerus. Dalam buku Mudah Memahami Dan Mengimplementasikan Ekonomi Makro, Grameds dapat mempelajari ilmu ekonomi ini dengan mudah melalui studi kasus yang disediakan.
4. Ilmu Ekonomi Mikro
Ilmu ekonomi mikro merupakan ilmu ekonomi yang mempelajari hal-hal yang terbatas kepada suatu kegiatan ekonomi saja. Mencakup diantaranya Harga dasar dan harga tertinggi yang perlu ditetapkan demi menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Sebab jika terjadi monopolistik pada pasar kemudian akan mempersempit peluang bisnis para pemain baru, sehingga semangat kewirausahaan masyarakat pun menurun.
Ilmu ekonomi mikro juga membahas berbagai aspek individu seperti perilaku pembeli atau konsumen serta perilaku produsen secara individual.
5. Ilmu Ekonomi Publik
Ilmu ekonomi publik memperkenalkan fungsi pemerintah dalam hal perekonomian. Contohnya mulai dari pajak, retribusi, anggaran pemerintah, hingga pada utang negara. Ilmu ekonomi public biasanya didominasi oleh para pejabat pemerintahan serta pengamat ekonomi. sebab keterlibatannya secara langsung di dalamnya.
6. Ilmu Ekonomi Moneter
Ilmu ini turut membantu dalam penerapan kebijakan moneter suatu negara. Ilmu ini mempelajari sebuah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatur kestabilan keuangan suatu Negara. Ilmu Ekonomi Moneter juga mempelajari tentang uang, perbankan, serta berbagai lembaga keuangan lainnya. Aspek yang dipelajari mulai dari inflasi, jumlah uang yang beredar, dan tingkat suku bunga bank.
7. Ilmu Ekonomi Sumber Daya Manusia
Ilmu ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM) Merupakan ilmu ekonomi yang mempelajari tentang faktor produksi tenaga kerja, mulai dari kesempatan kerja, kualitas tenaga kerja, dan penentuan upah. Ruang lingkupnya mulai dari dinamika kependudukan, ketenagakerjaan, struktur ketenagakerjaan, sektor informal-formal, transisi kependudukan, mobilitas dan migrasi penduduk, permintaan dan penawaran tenaga kerja, pekerja anak, perencanaan tenaga kerja serta penduduk dan pembangunan ekonomi.
8. Ilmu Ekonomi Internasional
Ilmu ekonomi internasional adalah ilmu ekonomi yang mempelajari terjadinya kegiatan ekonomi antar negara, misalnya pada World Trade Organization (WTO); International Monetary Fund (IMF); dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).
Ilmu ini juga memiliki peran penting dalam siklus bisnis internasional. Selain itu, teori dari ekonomi internasional ini sendiri semakin maju dan berkembang.
9. Ilmu Ekonomi Regional
Ilmu ekonomi regional merupakan ilmu ekonomi yang mengkaji interaksi ekonomi antar sebuah wilayah serta pengembangannya dengan tujuan meningkatkan tingkat perekonomian pada suatu wilayah tersebut. Ilmu ekonomi regional sendiri dapat digunakan juga sebagai medium yang akan membantu pemerintahan wilayah untuk menganalisa permasalahan ekonomi yang terjadi untuk kemudian membuat kebijakan sebagai solusinya.
10. Ilmu Ekonomi Industri
Merupakan ilmu ekonomi yang akan membantu perusahaan dalam menganalisis berbagai masalah yang terjadi di industri. Ilmu ekonomi industri juga membahas interaksi perusahaan dalam suatu industri, ia juga sebagai studi tentang perusahaan, industri dan pasar mulai dari toko-toko kecil hingga ke perusahaan multinasional. Interaksi yang dimaksud dapat berupa persaingan usaha dan kinerja suatu perusahaan.
C. Bidang Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi terbagi menjadi dua oleh Samuelson dan Nordhaus yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Ekonomi mikro merupakan ekonomi yang mempelajari perilaku perusahaan dan konsumennya, juga kaitannya dalam penentuan harga serta barang atau jasa yang akan diperjulalbelikan, dan kuantitas faktor inputnya.
Beberapa aspek analisis dalam ekonomi mikro diantaranya Analisis manfaat, Analisis biaya, Teori penawaran, teori permintaan, Elastisitas, Teori produksi hingga, Teori harga. Ruang lingkup ekonomi ini menelaah lebih dalam perihal produsen dan konsumen. Selain itu ekonomi mikro juga berperan dalam membuat Kebijakan yang digunakan sebagai pondasi dalam merancang berbagai kebijakan perusahaan dalam pengelolaan sumber daya mereka, misalnya saja pengelolaan harga dan upah.
Sementara menurut Mankiw (2014), ekonomi mikro merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan dan mampu berinteraksi di medan pasar. Samuelson dan Nordhaus (2010) menjelaskan ekonomi makro pertama kali muncul saat revolusi berjudul “General Theory of Employment, Interest and Money” karya John Maynard Keynes dipublikasikan, teorinya membahas dampak siklus bisnis dengan n tingginya tingkat pengangguran dan inflasi. Ekonomi makro membantu dalam menentukan konsumsi dan total investasi, yaitu bagaimana bank kemudian mengatur uang dan bunga nasabahnya.
D. Prinsip Ilmu Ekonomi
Prinsip Ilmu ekonomi digunakan sebagai panduan untuk mencapai perbandingan rasional antara pengorbanan dan hasilnya atau dengan kata lain mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya, atau dengan pengorbanan tertentu kemudian memperoleh hasil yang semaksimal mungkin, prinsip ekonomi juga akan membuat seseorang meminimalkan kerugian yang ia derita. Berikut ini pembagian prinsip-prinsip ilmu ekonomi yang perlu kamu ketahui:
1. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi
Prinsip ekonomi produksi sebagai dasar dalam menghasilkan berbagai barang dan jasa yang sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi serta pengorbanan tertentu. Contoh Penerapannya diantaranya saat membuka tempat usaha yang dekat dengan bahan baku, tenaga kerja atau daerah pemasaran, kemudian menggunakan tenaga kerja yang terampil, Memilih bahan baku yang berkualitas terbaik, namun dengan harga ekonomis, hingga ke penentuan harga jual yang menguntungkan masuk ke dalam prinsip ekonomi produksi.
2. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi
Pada suatu kegiatan ekonomi, distribusi merupakan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Contoh Penerapannya misalnya dalam Meningkatkan kualitas pelayanan, Penyaluran barang yang selalu tepat waktu dan tidak pernah terlambat, Menggunakan beragam sarana distribusi dengan harga murah, Membeli barang dari produsen secara langsung, Menyediakan barang dan jasa yang populer bagi konsumen, Membeli barang di produsen yang tepat hingga ke penentuan lokasi perusahaan yang berada di antara produsen dan konsumen
3. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi
Pada suatu kegiatan ekonomi, konsumsi merupakan upaya untuk memperoleh kepuasaan sebesar-besarnya dari suatu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu. Contoh Penerapannya mulai dari hanya Membeli barang hanya yang berkualitas, Membeli barang dengan harga yang cukup terjangkau, Membuat daftar barang apa saja yang dibutuhkan dan mengadakan proses tawar menawar sebelum membeli sesuatu.
E. Teori dan Model Ekonomi
Dalam ilmu ekonomi, hukum ekonomi merupakan hubungan sebab-akibat antara berbagai aktivitas ekonomi yang saling terhubung, contohnya adalah pada hukum permintaan dan penawaran. Teori ekonomi juga digunakan sebagai rangkuman asas serta digunakan sebagai dasar pelaksanaan berbagai kebijakan ekonomi.
Teori-teori inilah yang kemudian pada akhirnya membentuk model ekonomi yang membantu menjelaskan suatu peristiwa ekonomi. Salah satu contoh model ekonomi sendiri ada pada kurva produksi yang menghasilkan beragam konsep diminishing return dan biaya peluang yang dapat diterapkan.
Metode Ekonomi sebagai prosedur yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu umumnya digunakan untuk memecahkan berbagai permasalahan ekonomi yang didasarkan pada teori tertentu. Contohnya ada pada metode pengambilan keputusan dengan metode deduktif dan induktif (pengambilan keputusan berdasarkan data yang dikumpulkan dari realitas kehidupan manusia.
Realitas tersebut kemudian dialami oleh keluarga, individu, dan masyarakat lokal. Realitas ini juga turut dipelajari untuk menemukan upaya pemenuhan kebutuhan) Sementara itu, metode deduktif bekerja atas dasar ketentuan, hukum, atau prinsip umum yang telah diuji kebenarannya sebelumnya. Metode ini menetapkan Langkah pemecahan masalah sesuai dengan dasar, prinsip, hukum, dan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam ilmu ekonomi.
Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi.
Tindakan ekonomi merujuk kepada setiap langkah manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Hal ini termasuk produksi, konsumsi, dan distribusi, sementara itu motif ekonomi adalah daya yang menggerakkan orang untuk melakukan tindakan ekonomi.
Tak hanya itu dalam siklus ekonomi tentunya terdapat juga prinsip ekonomi yang digunakan sebagai berpikir untuk mencapai tujuan tertentu dengan pengorbanan seminimal mungkin.