NagaVit  EXCLUSIF MENGATASI JANTUNG BENGKAK

Disamping penyakit jantung koroner, pembengkakan jantung dan juga Angina Pectoris merupakan bentuk penyakit jantung yang perlu diwaspadai dengan cermat dan tepat supaya tidak berkembang menjadi penyakit jantung koroner atau serangan jantung. Kombinasi penggunaan Ramuan Herbal Murni NagaVit Exclusif Cardiovascular dengan sedikit perubahan pola makan dan pola hidup yang perlu dijalankan secara bersama-sama dengan baik mampu menyembuhkan penyakit jantung bengkak secara aman tanpa menmbulkan effek samping terhadap organ-organ tubuh yang lain seperti terhadap kesehatan ginjal, hati, lambung dan empedu.

Kesaksian akan fakta-fakta kesembuhan pembengkakan jantung mereka ceritakan kepada Pak Sabaruddin. Rangkuman kesaksian diceritakan kembali di bawah ini.


BAPAK YUSUF (48 TAHUN)

Sumbawa Besar, Januari 2012

Menderita diabetes sejak 17  tahun, dan telah mengalami komplikasi dengan berbagai penyakit antara lain dengan pembengkakan jantung akibat tekanan darah yang selalu tinggi dan tingginya  tingkat peradangan yang terjadi di dalam pembuluh darah. Vonis dokter medik tentang jantung bengkaknya membuat saya bingung karena selama ini saya menganggap tidak ada yang salah dengan semua pengobatan saya selama 17 tahun.  Keadaan ini menambah tingkat stress saya sehingga membuat kenaikan level gula darahnya tidak terkendali.

Pada kunjungan kami ke Sumbawa Besar, saya Pak Sabaruddin diminta bertemu. Sebagai langkah awal, kami mempelajari data-data laboratorik beliau, dan melihat secara langsung kondisi Pak Yusuf untuk melihat perubahan fisik terutama kemampuan pernafasan beliau. Pertemuan awal ini memberikan data yang baik kepada kami untuk segera menyusun pola-pola terapi pemulihan terpadu untuk berbagai komplikasi penyakit yang beliau derita dengan penekanan diberikan pada pemulihan kesehatan jantung dari gangguan pembengkakan jantungnya.

Pada kunjungan beliau ke Mataram, kami mulai memberikan terapi ramuan kepada beliau bersamaan dengan pemberian Buku Saku Jantung Sehat, dan paket ramuan dalam bentuk simplisisia kering untuk direbus sendiri sesuai petunjuk yang kami berikan. Selama berada di Mataram beliau rutin minum ramuan, dan perawatan awal ini ternyata mulai memberikan hasil positif kepada beliau dengan ciri-ciri antara lain rasa lelah beliau mulai berkurang ketika naik tangga hotel di tempat beliau menginap, pembengkakan di lutut-lutut akibat asam urat mulai mengecil, dan suara detakan jantung dirasakan berkurang.  Akhirnya beliau pulang ke Sumbawa  Besar dengan kondisi tubuh yang mulai membaik.

Setelah menjalani terapi selama 30 hari di Sumbawa Besar, penyakit jantung hipertensifnya pulih dan tidak pernah mengalami kekambuhan, gula darah sewaktu-waktunya berada dalam batas aman dengan level rata-rata di bawah 220 dengan status gula darah tinggi sehat (GDTS), tekanan darahnya kembali normal, dan bahkan dapat melakukan jogging rutin tanpa keluhan yang berhubungan dengan pembengkakan jantung. Dan untuk mencegah kekambuhan beliau  hanya mengikuti petunjuk makanan sehat dan menyehatkan seperti tertulis di dalam Buku Saku Diabetes, sekaligus untuk mengendalikan gula darah saya. 


IBU JOHAN (55 TAHUN)  

Mataram, April 2012

Mengidap diabetes dengan gula darah sewaktu rata-rata dia atas 300.  Kondisi ini membuat saya rutin mengkonsumsi obat diabetes dalam bentuk obat generik, obat paten, maupun obat herbal.  Walaupun pengobatan sudah saya jalani secara disiplin tetapi kondisi kesehatan saya semakin menurun. Pertanyaannya adalah apa yang salah dengan Ibu Johan. Setelah kami melakukan kunjungan ke tempat beliau, kami baru dapat mengidentifikasikan segala penyebabnya.  Pada saat  kami berkunjung ke tempat tinggal Ibu Johan, beliau sudah tidak dapat berjalan dengan kondisi badannya bengkak dan juga jantungnya bengkak.  Kondisi ini secara psikologis semakin membuat Ibu Johan tertekan dan semakin menderita karena beliau tidak lagi dapat pergi ke pasar untuk berdagang.

4  hari setelah konsultasi, saya (Ibu Johan) mulai mengikuti terapi terpadu dengan Pak Sabaruddin. Hasilnya sungguh luar biasa, hanya dalam waktu 3 hari saya mulai dapat menjalani aktivitas berdagang di pasar,   dapat berjalan, dan  bengkak badan berkurang.  Melihat kondisi saya seperti ini, saya meminta putri saya (Ibu Budi, 35 tahun) yang menderita kelainan hormon kewanitaan kronis untuk menjalani terapi pemulihan bersama Pak Sabaruddin.  Setelah menjalani terapi selama satu bulan, saya tidak pernah mengalami kekambuhan dan bahkan sudah mampu mengelola gula darah dengan baik tanpa minum obat dalam bentuk apa pun termasuk tidak minum NagaVit. Saya mengikuti petunjuk yang ada di dalam Buku  Saku  Diabetes tentang pengendalian gula darah dengan makanan dan minuman yang tepat.


IBU ZAINAB (38 TAHUN)

Mataram, Juli 2012

Menderita penyakit jantung bengkak, fatty liver, hipertensi, insomnia, hiperkolesterol, dan infeksi ovarium karena penggunaan berbagai jenis kontrasepsi. Berdasarkan peta penyakitnya tersebut, saya (Ibu Zainab) memutuskan untuk menjalani terapi pemulihan terpadu bersama Pak Sabaruddin selama 30 hari berturut-turut. Untuk itu Pak Sabaruddin menyediakan 2 formula ramuan terdiri dari 15 bungkus Ramuan A dengan berat masing-masing 125gr kering untuk konsumsi pada 15 hari pertama, dan 15 bungkus Ramuan B dengan berat masing-masing 145gr kering untuk konsumsi pada 15 hari ke II. Tiap satu hari satu bungkus ramuan direbus dengan 15 gelas air  (ukuran gelas aqua) hingga air tersisa kira-kira 5 gelas. Air rebusan didinginkan, disaring, dibagi menjadi 3 bagian, lalu diminum3x sehari; sore, malam, dan pagi  (selama bulan puasa), dan pagi, siang, sore, dan malam diluar bulan puasa.

Setelah 4 hari menjalani terapi,  perubahan mulai dirasakan, dan setelah 10 hari terapi, tidur malam mulai nyenyak, kolesterol menurun banyak, tekanan darah menurun, pundak, kepala dan tengkuk terasa ringan, berat badan menurun sejalan dengan pembakaran lemak tubuh, dan ganguan-gangguan lain yang berhubungan dengan infeksi ovariumnya mulai menghilang. Melihat  perkembangan ini, kami sepakat untuk menyelesaikan terapi hanya dalam tempo satu bulan saja.


BAPAK ABDUL KADIR (61 TAHUN)

Mataram, November – Desember, 2012

Data-data medik awal dan data medik susulan menyatakan bahwa Bapak Abdul Kadir menderita:

  • Pembengkakan jantung.
  • Fatty liver atau hati berlemak berat dengan pengerasan di ulu hati.
  • Penyempitan pembuluh darah di jantung.
  • Hiperkolesterol.
  • Pembengkakan prostat stadium II.

Berdasarkan peta penyakitnya tersebut saya Pak Abdul Kadir tidak langsung menjalani program terapi jangka panjang terapi memantau reaksi ramuan obat organik selama 2 hari berturut-turut. Reaksi yang terjadi pada saya adalah tiap kali selesai minum ramuan adalah terasa sensasi nyeri dan sakit di ulu hati. Kondisi ini merupakan akibat yang dirasakan dari proses penghancuran lemak yang menumpuk di organ hatinya. Lemak sifatnya panas, dan ketika dilelehkan dengan obat organik maka akan terjadi peningkatan suhu organ hati sehingga sel-sel hati bergerak memuai, lalu terasa nyeri.  Untuk kepentingan pemulihan penyakit jantung,  saya menggunakan pola terapi bervariasi selama 60 hari berturut-turut, dengan formula dan dosis ramuan obat organik yang berbeda-beda sehingga rasa nyeri di ulu hati bisa ditahan, dan proses pemulihan pembengkakan jantung dapat berjalan lancar. Dan Alhamdulillah, pembengkakan jantung dapat diatasi dengan baik, dan perjalanan ke Tanah Suci Makkah pada tahun 2015 lancar tanpa kendala gangguan kesehatan jantung. Sekali-sekali saya masih sering curi-curi waktu untuk menikmati beberapa hisap rokok.

Herbal NagaVit Exclusif Cardiovascular   

Adalah Ramuan Herbal Murni Rebus atau Godokan untuk diminum air rebusannya setiap hari sesuai petunjuk. Ramuan ini dibuat dari bagian-bagian tertentu dengan dosis tertentu dari enam tanaman obat utama unggulan  Sumbawa yaitu kayu kuku naga (Uncaria tomentosa), kayu mea (Hiptage benghalinsis), kayu ksela (Entada scandens), kayu sepang (Caesalpinia sappan), temulawak putih (Curcuma zedoaria), lengkuwas (Alpinia galanga), dan didukung bahan-bahan lain yang dipilih dari ratusan tanaman obat unggulan Sumbawa. Racikan dan dosis dibuat sesuai dengan kondisi penyakit intinya dan komplikasi-komplikasi penyakitnya sehingga ramuan ini bersifat exclusif untuk individu yang bersangkutan, dan tidak dapat dikonsumsi oleh orang lain walaupun sama-sama menderita penyakit yang sama. Penggunaan ramuan rebus minum harus didukung oleh kekuatan mental spritual, pola hidup sehat, dan pola makan sehat.

Konsultasi: Silahkan hubungi kami