NagaVit  EXCLUSIF MENGATASI STROKE

Kombinasi penggunaan Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke dengan pola makan sehat dan pola hidup sehat yang dijalankan secara bersama-sama dengan baik mampu membuka penyumbatan pembuluh darah di otak pada penderita stroke dengan cepat, dan selanjutnya memulihkan syaraf-syaraf otak jika belum mengalami kematian permanen akibat serangan stroke. Kesaksian akan fakta-fakta kesembuhan mereka ceritakan kepada Pak Sabaruddin. Rangkuman kesaksian disajikan di bawah ini.


SATU JAM UNTUK MULAI MEMBUKA PENYUMBATAN PEMBULUH DARAH

Bapak Ahmad Wahyan (62 tahun) mengalami serangan stroke yang ketiga pada Februari 2014 setelah menderita stroke dengan 2 kali serangan selama 4 tahun. Serangan stroke yang ketiga membuat seluruh tubuh, dan tidak bisa berbicara sama sekali. Penanganan secara naturopati organik segera kami lakukan. Air rebusan (Ai’Angat) Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke kami berikan lewat mulut dengan menggunakan sendok secara perlahan sampai air rebusan yang kami persiapkan sebanyak 220 ml habis diminum. Dalam waktu kurang dari satu jam, perubahan-perubahan kecil mulai terlihat seperti wajah mulai memerah, kepala mulai terasa hangat dan mengeluarkan keringat, dan dua jari tangan kanannya mulai bisa digerakkan. Kondisi-kondisi ini menjadi bukti kuat bahwa penyumbatan pembuluh darah sudah mulai dapat dibuka.  

Pemberian air rebusan Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke berikutnya dilakukan pada jam 13:00 dan pada jam 7 malam pada hari itu juga. Penanganan ini semakin dapat memperbaiki kondisi pembuluh darah yang ditandai dengan perubahan-perubahan positif secara perlahan dan pasti yaitu  jam 4 sore, Pak Wahyan sudah bisa buang air kecil (2 hari tidak bisa buang air kecil), dan pada malam hari jam 8, Pak Wahyan bisa BAB (2 hari tidak perbah bisa BAB).  Alhamdulillah.   

Waktu yang dibutuhkan oleh Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke untuk mulai membuka penyumbatan pembuluh darah di otak pada Pak Wahyan adalah kurang dari satu jam.


IBU HANI (50 TAHUN)
Sumbawa Besar, Juni 2011 :  Inilah awal Penemuan Fenomenal untuk Stroke 

Juni 2011, Ibu Hani mendapat serangan stroke di Sumbawa Besar. Lalu keluarga membawa Ibu Hani berobat ke Mataram. Ketika Ibu Hani tiba di rumah saudaranya, kami datang sambil membawa satu bungkus Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke untuk direbus langsung pada malam itu juga. Kondisi Ibu Hani pada waktu itu:

  • Tidak bisa menggerakkan tangannya sebelah.
  • Bicara dengan bahasa yang tidak dapat dimengerti.
  • Tidak bisa mandi sendiri.
  • Tidak bisa berjalan sendiri.
  • BAB dan buang air kecil sambil berdiri tidak bisa seperti biasanya.

Kondisi-kondisi ini membuat keluarga sangat terpukul. Malam itu juga kami meminumkan tiga gelas air rebusan ramuan dalam interval waktu 2 jam. Malam itu merupakan malam persiapan bagi Ibu Hani untuk mendapat perawatan medik pada hari berikutnya.

Pagi hari sekitar jam 4, Ibu Hani mulai bisa bicara untuk membangunkan suaminya karena anaknya yang sulung datang dari Sumbawa Besar. Suami Ibu Hani (Bang Meks) tidak percaya apa yang dia dengar sehingga meminta istrinya untuk bicara lagi. Ternyata itu benar, istrinya sudah bisa mulai bicara dengan bahasa yang sangat dapat dimengerti. Kekagetan Bang Meks terus berlanjut karena:

  • Ibu Hani sudah mulai bisa mandi sendiri.
  • BAB dan buang air kecil mulai normal.
  • Mulai bisa berjalan sendiri.

Perubahan-perubahan positif ini membuat Ibu Hani membatalkan rencana perawatannya di rumah sakit.

Pada hari ketiga kondisi Ibu Hani semakin membaik. Pada hari keempat Bang Meks membawa istrinya jalan-jalan dengan sepeda motor ke pusat perbelanjaan. Pada hari kelima, Ibu Hani pulang ke Sumbawa Besar sambil membawa paket Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke untuk dikonsumsi selama 30 hari berturut-turut. Di Sumbawa Besar Ibu Hani mendapat sambutan besar dari keluarga dan tetangganya sambil memberikan ucapan selamat dan do’a atas proses pemulihan kesehatannya.

Setelah perawatan 30 hari berakhir Ibu Hani tidak pernah lagi melakukan perawatan rutin stroke kecuali pemulihan infeksi saluran kencing dan asam urat yang dilakukan pada bulan November 2011.

Sampai sekarang Ibu Hani tetap hidup normal dengan kondisi salah satu tangannya yang tidak lagi dapat bergerak sempurna seperti semula karena sel-sel syaraf yang mengatur pergerakan tangannya telah mengalami kematian total (Zona Kematian) pasca mendapat serangan stroke. Sedangkan syaraf-syaraf lainnya yang mengatur pergerakan bagian-bagian tubuh yang lain dapat hidup kembali (Zona Penumbra).

Buku medis rujukan kami tentang stroke dan penyumbatan pembuluh darah otak

IBU IDA (40 TAHUN)
Mataram,  Juni 2011

Stroke karena penyumbatan pembuluh darah  yang menuju otak dan di otak kiri, tidak bisa bicara dan tidak bisa jalan. Sebelas hari pasca serangan stroke, Pak Sabaruddin langsung menangani beliau untuk satu bulan pertama.

Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke terdiri dari bermacam-macam bahan dengan dosis 150gr kering yang kami siapkan tiap untuk diminum air rebusannya selama 30 hari berturut-turut. Ramuan tersebut direbus dengan 2 liter hingga air rebusan tersisa 1 liter. Lalu didinginkan, disaring, kemudian diminumkan rutin 4x sehari: pagi, siang, sore, dan malam hari (maksimal jam 7 malam) setelah makan masing-masing 225 ml tiap kali minum. 

Pola makan sehat, pola hidup sehat, edukasi penguatan psikologis, dan minum ramuan berjalan bersama-sama. Dari SMS suami beliau yang kami terima pada tanggal 1 Juli 2011, bahwa pada tanggal 30 Juni atau 4 hari pasca mengkonsumsi Herbal NagaVit Exclusif Stroke  mulai terjadi perbaikan dalam gerak tubuhnya, beliau mulai bisa berjalan sendiri, dan mulai bisa bicara dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh lawan bicaranya.  Setelah terapi berjalan satu bulan, beliau mencoba untuk masuk kerja seperti biasanya. Beliau mulai masuk kerja setelah dua bulan sakit dan istirahat. Sekarang beliau bisa berjalan walaupun kaki kanannya masih sedikit masalah, bisa bicara lancar tetapi konsonan “R” hilang.


IBU RAMLAH (52 TAHUN)
Lombok Selatan, Februari 2014

Mendapat serangan stroke pada malam Jum’at tanggal 30 Januari 2014. Serangan ini membuatnya dirawat di rumah sakit karena terjadi penyumbatan pembuluh darah di otak sehingga membuat kaki kanan beliau tidak dapat digerakkan. Pada tanggal 31 Januari jam 14:10 Ibu Ramlah mulai mendapat perawatan naturopati organik di rumah sakit dengan tanpa maksud untuk mengintervensi perawatan medik. Perawatan medik tetap berjalan sesuai dengan prosedur dan tujuannya, dan perawatan naturopati organik juga dapat berjalan baik sesuai dengan tujuannya. Kedua perawatan ini tidak saling mengganggu bahkan saling mendukung.

Perawatan naturopati organik dengan pemberian air rebusan (Ai’Angat) Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke pada hari pertama memberikan hasil positif. Pengamatan visual menunjukkan fakta bahwa pada jam 14:16 atau 6 menit setelah minum Ai’Angat yang telah dipersiapkan mulai terjadi gerakan secara perlahan di kaki kanannya yang sebelumnya tidak bisa digerakkan. Kejadian ini terus berlanjut secara konstruktif sejalan dengan konsumsi Ai’Angat yang dilakukan pada sore dan malam hari. Pada pagi hari berikutnya atau pada tanggal 1 Februari 2014 Ibu Ramlah bisa bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan sendiri ke kamar mandi dengan ditemani oleh suaminya, padahal pasca mendapat serangan stroke jangankan bisa berjalan menggerakkan kaki kanannya saja tidak bisa. Penanganan yang baru kami lakukan hanya dalam waktu satu hari ini telah memberikan kekuatan pada Ibu Ramlah sekeluarga untuk merampungkan program perawatan stroke dan komplikasi penyakitnya selama 30 hari berturut-turut. Setelah dirawat di rumah sakit selama 5 malam, Ibu Ramlah diizinkan untuk pulang. Pada kunjungan kami ke kediaman beliau di Desa Rambitan Lombok Tengah bagian selatan tanggal 11 Februari 2014, Ibu Ramlah semakin sehat dan bahkan telah dapat menemui teman-teman gurunya dan anak-anak muridnya di tempat mengajar.

Pada kasus Ibu Salmah bahwa senyawa-senyawa obat organik yang terkandung di Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke mulai dapat bekerja menggerakkan pembuluh darah yang tersumbat dan selanjutnya membuka penyumbatan pembuluh darah dalam waktu 6 menit setelah minum Ai’Angat sebanyak 220 ml. 

Pada kunjungan kami ke kediaman Ibu Ramlah tanggal 11 Februari 2014, telah menunggu orang-orang lain yang juga mengidap stroke dalam skala yang berbeda seperti:

  • Ibu Awini (61 tahun), stroke ringan dengan gejala kedua kakinya tidak bisa ditekuk.
  • Ibu Bayu (50 tahun), stroke ringan dengan gejala antara lain mulut agak miring ke kanan.
  • Ibu Arrahmah (57 tahun), stroke berat dengan kondisi antara lain tangan dan kaki kanan tidak bisa digerakkan.
  • Bapak Dera (73 tahun), stroke berat dengan kondisi antara lain vokalnya hilang dan tubuh bagian kanan lumpuh.
  • Dua orang saudara kandung Ibu Arrahmah yang menderita hipertensi kronis dan pembengkanan jantung dengan gejala-gejala penyempitan pembuluh darah di jantung dan otak, dan di ovarium.


IBU SYAMSIAH (52 TAHUN)
Sumbawa Barat, April 2012

Ibu Syamsiah, seorang guru SD di Desa Lamuntet Kabupaten Sumbawa Barat, April 2012 mendapat serangan stroke di Sumbawa sehingga dirujuk ke Mataram untuk menjalani perawatan medik. Perawatan medik dilakukan selama tiga hari. Setelah itu pada hari keempat pasca serangan stroke, kami mulai melakukan perawatan secara organik di rumah keluarga beliau.

Kami datang sambil membawa satu botol (botol air minum mineral besar) Ai’Angat yang direbus dari Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke,  dan satu bungkus ramuan racikan untuk direbus langsung pada perawatan  hari kedua dan ketiga. Kondisi Ibu Syamsiah pada waktu itu antara lain:

  • Tidak bisa menggerakkan tangannya sebelah.
  • Tidak bisa berjalan sendiri sehingga selalu tergantung kepada bantuan orang lain.

Sambil membaca rekam medik yang ada, kami mendapat kesan bahwa Ibu Syamsiah menderita radang pembuluh darah kronis dan diabetes.    

Pada malam hari Ibu Syamsiah mengalami perubahan kondisi pada pembuluh darah di otaknya seperti rasa hangat, dan berkeringat. Pada perawatan hari kedua, Ibu Syamsiah mulai dapat bangun dan berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain. Perubahan positif ini membuat keluarganya sangat bahagia sekali sehingga memutuskan untuk melanjutkan pengobatan nauropati terpadu untuk 30 hari berikutnya. Setelah perawatan 30 hari berakhir Ibu Syamsiah tidak lagi melakukan perawatan rutin stroke kecuali perawatan untuk pemulihan luka kronis di jari kakinya pada bulan September 2012. 

Sampai sekarang Syamsiah tetap hidup normal sebagai seorang guru, dengan kondisi salah satu tangannya yang tidak lagi dapat bergerak sempurna seperti semula karena sel-sel syaraf yang mengatur pergerakan tangannya telah mengalami kematian total (Zona Kematian) pasca mendapat serangan stroke. Sedangkan syaraf-syaraf lainnya yang mengatur pergerakan bagian-bagian tubuh yang lain dapat hidup kembali (Zona Penumbra). 


BAPAK INTIHA  (52 TAHUN)
Lombok Utara, April 2011

Mendapat serangan stroke yang membuat tidak bisa bergerak sendiri tanpa bantuan orang lain sehingga menjalani perawatan di rumah sakit selama 5 hari. Perawatan di rumah sakit belum membuat perubahan berarti sehingga keluarga memutuskan untuk menjalani perawatan bersama kami.  

Perawatan pertama dilakukan pada malam hari dengan memberikan beliau Ai-Angat dari rebusan Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke yang telah kami persiapkan satu botol air minum mineral besar untuk diminum malam itu sebanyak 3 cangkir dalam interval waktu satu jam, dan untuk keesokan harinya. Perawatan ini merupakan perawatan awal sebelum menjalani perawatan intensif selama 30 hari berturut-turut. Perawatan pertama ini telah mulai menunjukkan hasil dalam waktu 20 menit dimana Pak Intiha mulai secara perlahan dapat menggerakkan anggauta badannya, dan mulai terasa hangat di bagian otaknya. Perbaikan ini terus berlanjut malam itu sehingga pada sekitar jam 11 malam, Pak Intiha bangun dari tempat tidurnya sendiri, bergerak ke kamar mandi untuk mandi dengan ditemani oleh istri beliau.

Pagi hari pada perawatan hari kedua, pak Intiha dapat berjalan sendiri duduk di teras rumahnya. Perbaikan-perbaikan ini sungguh menggembirakan, sebuah awal yang baik untuk melanjutkan perawatan untuk 30 hari berikutnya. Perawatan 30 hari menunjukkan hasil positif, dan pada tahun 2013, Pak Intiha diangkat menjadi kepala dinas pada salah satu dinas di Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.   Pak Intiha sungguh beruntung sekali karena strokenya hanya menyebabkan luka pada syaraf-syaraf otak, tidak menyebabkan kematian syaraf-sayaraf otak secara permanen. 


BAPAK BAMBANG (62 TAHUN)
Lombok, Juli 2013

Satu tahun pasca serangan stroke yang berkomplikasi dengan diabetes, sakit ginjal, fatty liver, asam urat kronis, dan pembengkakan jantung, Pak Bambang mendapat perawatan dari Pak Sabaruddin. Pak Bambang hanya menderita stroke ringan dimana otaknya kurang mendapat pasokan energi dari darah yang sangat kental, darah yang mengandung gula darah tinggi, dan dari penyempitan pembuluh darah di otak sehingga tidak ada Zona Kematian Permanen.  Keadaan ini membuat Pak Bambang mengalami kesulitan bicara.

Selama satu tahun Pak Bambang rutin melakukan kontrol dan pengobatan stroke ringannya sehingga suatu hari pada bulan Juni 2013, dokter memberikan peringatan bahwa Pak Bambang mengalami masalah serius dengan organ ginjal, dan pembengkakan jantung. Peringatan ini membuat keluarga Pak Bambang sangat sedih dan selalu bertanya-tanya pada diri mereka sendiri “Kok bisa ya – yang kami obati kan hanya stroke,  mengapa ginjal dan jantung juga ikut sakit sekarang?”

Pertanyaan pribadi ini membawa Pak Bambang untuk menjalani perawatan organik bersama Pak Sabaruddin selama 45 hari berturut-turut.  Ketika perawatan baru saja berjalan 2 hari, Pak Bambang sudah merasakan perubahan positif seperti:

  • Sudah mulai bisa tidur malam.
  • Berat badan mulai menurun.
  • Pembengkakan di wajah dan kaki berkurang.
  • Sudah berani jalan kaki sendiri di jalan raya, aktivitas yang selalu dihindari selama ini.

Sebelum perawatan berakhir, Pak Bambang dapat merayakan hari raya Idhul Fitri bersama keluarganya di Jawa. Pak Bambang sungguh beruntung sekali karena strokenya hanya menyebabkan luka pada syaraf-syaraf otak, tidak menyebabkan kematian syaraf-sayaraf otak secara permanen. 


Herbal NagaVit 
Exclusif Stroke – SOLUSI PASTI UNTUK STROKE

Sejak mulai ditemukan pada Juli 2011 sampai Awal Februari 2016, Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke telah dinikmati khasiatnya oleh 572 penderita stroke di seluruh wilayah Indonesia. Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke berbahan inti kayu kuku naga Uncaria tomentosa (Cat’s Claw dalam bahasa Inggrisnya), kayu baramangka Hiptage bengalinsis, kayu rengala polak Stygmaphillon littorale, dan diperkuat oleh kayu kuku bodok Ucaria gambir dan bahan-bahan lainnya yang dipilih dari ratusan tanaman-tanaman obat unggulan Sumbawa. Disamping bermanfaat untuk mengatasi stroke penyumbatan, Herbal Murni NagaVit Exclusif Stroke juga bekerja membuka penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah di jantung pada penderita stroke sehingga pada saat yang bersamaan penderita stroke juga melakukan pengobatan naturopati terpadu untuk jantung sehingga potensi untuk mengalami komplikasi dengan penyakit jantung koroner atau serangan jantung dapat dihindari. 

Penanganan bersama kami dapat memberikan hasil terbaik jika penanganan segera dapat dilakukan setelah mendapat serangan stroke sesaat setelah keluar dari rumah sakit.

Konsultasi: silahkan hubungi kami