PROTOKOL MEDORAS ULKUS MENCEGAH AMPUTASI


Ulkus?Luka?Kronis?Sembuh?Mungkinkah?

Jangan amputasi kaki atau jari kaki jika menderita luka kronis diabetes. Ada solusi penyembuhannya bersama Protokol Medoras, protokol yang telah berhasil membawa kesembuhan bagi ribuan penderita ulkus kaki di Indonesia sejak 2007.

Amputasi merupakan salah satu penanganan Medis Umum terhadap luka kronis atau ulkus pada pengidap diabetes jika ulkus tersebut semakin memburuk dengan menyebar ke bagian-bagian tubuh lainnya. Tetapi persoalan baru akan muncul setelah amputasi dilakukan seperti:

  • Luka bekas amputasi tidak sembuh-sembuh.

  • Muncul ulkus baru di bagian-bagian tubuh lainnya. Jika ulkus-ulkus baru muncul apakah ulkus baru ini juga akan diamputasi?

  • Terjadi pembengkakan kaki dan tangan, dan pembengkakan di bagian-bagian tubuh lainnya.

  • Terjadi gagal ginjal akibat penggunaan obat-obatan penghilang rasa nyeri, antibiotik, insulin suntikan dan penurun gula darah.

  • Penumpukan cairan di bagian-bagian tubuh terutama di paru-paru sehingga menyebabkan pembengkakan jantung.

Jika amputasi sudah terlanjur dilakukan maka proses penyembuhan bekas amputasi tersebut membutuhkan waktu cukup lama dan kesabaran.

Untuk menghindari tindakan amputasi jari kaki, jari tangan, kaki dan tangan akibat ulkus diabetes, maka lakukanlah penanganan tepat untuk memulihkan kesehatan organ-organ tubuh yang sakit supaya penyembuhan dapat dicapai, amputasi beserta resiko-resiko kesehatan jangka panjang pasca amputasi dapat dihindari.

Pemulihan ulkus atau luka kronis diabetes dapat dilakukan secara alami dengan mengggunakan pendekatan-pendekatan Medis Khusus yang dijalanjan oleh dokter-dokter di bagian dunia lainnya yang menjadi landasan keilmuan inovasi dan solusi Spanaturo untuk penyembuhan luka kronis diabetes yang kemudian diatur di dalam Protokol Medoras Ulkus Diabetes. Protokol ini didukung oleh ilmu pengetahuan dalam bidang anatomi manusia, anatomi penyakit, psikologi kesehatan, farmakologi tumbuh-tumbuhan, nutrisi dan keamanan pangan, dan fakta-fakta kesembuhan (evidences).

PROTOKOL MEDORAS

Didukung oleh fakta-fakta tentang keberhasilan Protokol dalam mengatasi ulkus dan osteomielitis guna mencegah amputasi anggauta tubuh, dan mempercepat proses penyembuhan luka bekas amputasi jika amputasi sudah terlanjur dilakukan sebelum bertemu kami. Protokol ini menggabungkan empat jenis pendekatan berbeda untuk dijalani secara bersama yang perlu didukung oleh lingkungan sekitarnya. Ke-empat pendekatan tersebut adalah:

  1. Pendekatan Psikologi Kesehatan

Yaitu edukasi tentang diabetes, ulkus dan osteomielitis yang diberikan secara lisan selama proses konsultasi berlangsung, dan juga secara tulisan (dalam bentuk buku saku psikologi) guna menciptakan kondisi psikologis yang kuat dalam membangun hubungan serasi dan konstruktif antara Pikiran dan Tubuh yang melibatkan aspek-aspek religiospritual.

  1. Perubahan Pola Hidup

Edukasi tertulis tentang perbaikan pola hidup (life-style) sehari-hari yang dapat menunjang proses pemulihan tubuh dari ulkus, osteomielitis dan bekas amputasi.   

  1. Makanan Sehat dan Menyehatkan

Petunjuk tertulis tentang pantangan-pantangan makanan dan makanan-makanan anjuran yang mengatur tentang pilihan bahan makanan minuman, bumbu masak, alat masak, tata cara memasak, alat makan minum, dan contoh menu makanan sehari-hari sesuai standar Nutritarian Diet Ala Dokter Joel.

  1. Ramuan Herbal Murni Rebus (Aiangat)

Yaitu ramuan herbal dalam bentuk simplisia murni kering. Ramuan herbal dikonsumsi dalam bentuk air rebusan dimana perebusan harus dilakukan sendiri secara langsung di tempat Anda masing-masing sesuai petunjuk tertulis.  Ramuan dibuat dari ratusan pilihan tanaman obat unggulan Sumbawa dengan formula dan dosis tertentu, ramuan tidak dirubah bentuknya ke dalam bentuk olahan seperti kapsul obat herbal, bubukan, jamu seduh atau obat herbal cair instan dalam kemasan sehingga ramuan dapat mempertahankan khasiat dan sifat organik alaminya dari hulu sampai masuk ke dalam tubuh. Pengalaman kami membuktikan bahwa mengkonsumsi obat herbal yang dibuat dari tanaman-tanaman obat dalam bentuk Air Rebusan atau Aiangat merupakan cara terbaik untuk mendapatkan khasiat dari kandungan-kandungan obat organik halal yang terdapat di dalam tanaman-tanaman obat.


Kayu Mea atau Hiptage benghalinsis (dipakai daun, ranting dan kulit batangnya) salah satu jenis tanaman obat Sumbawa yang sangat berpengaruh besar terhadap proses pemulihan luka kronis dan osteomielitis pada pengidap diabetes