FAKTA INSPIRATIF TENTANG MEREKA YANG BANGKIT DARI STROKE

Bangkit dari stroke merupakan keinginan penderita stroke dan juga keinginan keluarga. Bagi sebagian dari kita bangkit dari stroke mungkin merupakan keniscayaan karena belum mengetahui tentang tata cara yang semestinya untuk dijalani.

Hal ini dapat terjadi karena:

  1. Kita hanya tahu bahwa stroke itu adalah penyakit yang terjadi di otak sehingga mempengaruhi kesehatan syaraf otak. Untuk kita hanya datang ke dokter spesialis syaraf otak untuk menjalani pengobatan syaraf dengan harapan strokenya dapat membaik.
  2. Kita tidak tahu bahwa penderita stroke juga seharusnya datang berobat ke dokter spesialis gizi untuk bertanya tentang makanan pantangan bagi penderita stroke.
  3. Kita tidak tahu bahwa penderita stroke juga seharusnya datang berobat ke dokter spesialis hati (bukan ke dokter spesialis penyakit dalam) untuk menjalani perawatan organ hati.
  4. Kita tidak tahu bahwa penderita stroke juga seharusnya datang berobat ke dokter spesialis ginjal untuk menjalani perawatan kesehatan ginjal.
  5. Ketidaktahuan kita tentang anatomi stroke terutama penyebab-penyebab anatomik.
  6. Ketidaktahuan kita tentang hal-hal yang menjadi penyebab gangguan anatomik sehingga telah menyebabkan terjadinya serangan stroke.
  7. Ketersedian pelayanan dokter diluar pelayanan dokter medik allopati yang tidak ada.
  8. Banyaknya beredar informasi tidak benar (hoax) tentang stroke dan ragam pengobatan / terapi pasca stroke  yang tidak didukung oleh bukti-bukti kuat tentang tingkat persentase keberhasilan dari pengobatan / terapi tersebut.
  9. Ketidaktahuan kita bahwa penyebab sesungguhnya dari serangan stroke secara anatomik adalah gangguan fungsi organ hati dan juga ginjal. Gangguan fungsi hati menyebabkan terjadinya gangguan fungsi pembuluh darah dan kesehatan darah yang menurun. 
  10. Kalau obat-obatan termasuk obat stroke dan syaraf otak dapat semakin menurunkan fungsi hati dan ginjal, maka kapankah penderita stroke akan dapat bangkit kembali? 

Bukankah yang dapat membuat penderita stroke bangkit adalah normalisasi fungsi hati dan ginjal?

Bagaimakah caranya untuk dapat bangkit kembali?

  1. Untuk dapat bangkit kembali Ada Waktu Yang Tepat untuk Memulai, yaitu segera setelah mendapat serangan stroke awal, seperti yang telah dilakukan oleh orang-orang berikut ini.   


SEGERA BERTINDAK TEPAT

Ketika baru mendapat serangan stroke, kita bertaruh dengan psoses kematian sel-sel dan syaraf-syaraf otak di dalam Zona Penumbra, yaitu zona otak dimana syaraf-syaraf dalam kondisi lemah akibat kekurangan pasokan oksigen. Sekali sel-sel otak mati permanen, maka sel-sel otak yang sudah mengalami kematian permanen tersebut tidak lagi dapat tergantikan (regenerasi), tetapi fungsi dari sel-sel tersebut dapat diambil alih oleh sel-sel yang lain jika masih memungkinkan, tetapi fungsinya tidak lagi seperti sedia kala.

Sel-sel otak yang telah mengalami kematian permanen (Zona Numbra) dapat memicu kematian permanen pada sel-sel otak yang lain pada Zona Penumbra yang seharusnya masih berpotensi untuk diselamatkan. Segeralah bertindak cepat dan bijaksana seperti yang telah dilakukan oleh orang-orang berikut ini untuk menyelamatkan syaraf-syaraf otak di Zona Penumbra.

 

FAKTA BEBERAPA ORANG YANG BERHASIL BANGKIT DARI STROKE


IBU SYAMSIAH (52 TAHUN),  SUMBAWA BESAR - April 2012

Waktu memulai perawatan: 4 hari setelah mendapat serangan stroke

Stroke sebagai komplikasi dari diabetes

Ibu Syamsiah, seorang guru SD di Desa Lamuntet Kabupaten Sumbawa Barat, April 2012 mendapat serangan stroke di Sumbawa sehingga dirujuk ke Mataram untuk menjalani perawatan medik. Perawatan medik dilakukan selama tiga hari. Setelah itu pada hari keempat pasca serangan stroke, kami mulai melakukan perawatan secara organik di rumah keluarga beliau.

Kami datang sambil membawa satu botol air rebusan ramuan, dan satu bungkus ramuan racikan untuk direbus langsung pada perawatan hari kedua dan ketiga. Kondisi Ibu Syamsiah pada waktu itu antara lain:

  1. Tidak bisa menggerakkan tangannya sebelah
  2. Tidak bisa berjalan sendiri sehingga selalu tergantung kepada bantuan orang lain

Sambil membaca data-data medik yang ada, kami mendapat kesan bahwa Ibu Syamsiah menderita radang pembuluh darah yang melampaui batas akibat diabetes, dan pengobatan diabetes yang kurang pas yang telah dijalani selama bertahun-tahun.   

Pada malam hari Ibu Syamsiah mengalami perubahan kondisi pada pembuluh darah di otaknya seperti rasa hangat, dan berkeringat. Pada perawatan hari kedua bersama Rass & Spanaturo, Ibu Syamsiah mulai dapat bangun dan berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain. Perubahan positif ini membuat keluarganya sangat bahagia sekali sehingga memutuskan untuk melanjutkan perawatan organik selama 30 hari berikutnya. Setelah perawatan 30 hari berakhir Ibu Syamsiah tidak lagi melakukan perawatan rutin stroke kecuali perawatan untuk pemulihan luka kronis di jari kakinya pada bulan September 2012.  

Sampai sekarang Syamsiah tetap hidup normal sebagai seorang guru, dengan kondisi salah satu tangannya yang tidak lagi dapat bergerak sempurna seperti semula karena sel-sel syaraf yang mengatur pergerakan tangannya telah mengalami kematian total (Zona Kematian) pasca mendapat serangan stroke. Sedangkan syaraf-syaraf lainnya yang mengatur pergerakan bagian-bagian tubuh yang lain dapat hidup kembali (Zona Penumbra). 

 

BAPAK INTIHA  (52 TAHUN), LOMBOK UTARA - April 2011

Waktu memulai perawatan: 5 hari setelah mendapat serangan stroke

Stroke sebagai komplikasi dari diabetes

Mendapat serangan stroke sehingga membuat Pak Intiha tidak bisa bergerak sendiri tanpa bantuan orang lain sehingga menjalani perawatan di rumah sakit di Mataram selama 5 hari. Perawatan di rumah sakit belum membuat perubahan berarti sehingga keluarga memutuskan untuk menjalani perawatan bersama Rass & Spanaturo.

Perawatan pertama kami lakukan pada malam hari dengan memberikan beliau rebusan air ramuan yang telah kami persiapkan sebanyak satu botol air mineral besar untuk diminum malam itu sebanyak 3 gelas dalam interval waktu satu jam, dan pada keesokan harinya. Perawatan ini merupakan perawatan awal sebelum menjalani perawatan intensif selama 30 hari berturut-turut. Perawatan pertama ini telah mulai menunjukkan hasil dalam waktu 20 menit dimana Pak Intiha mulai secara perlahan dapat menggerakkan anggauta badannya, dan mulai terasa hangat di bagian otaknya. Perbaikan ini terus berlanjut malam itu sehingga pada sekitar jam 11 malam, Pak Intiha bangun dari tempat tidurnya sendiri, bergerak ke kamar mandi untuk mandi dengan ditemani oleh istri beliau.

Pagi hari pada perawatan hari kedua, pak Intiha dapat berjalan sendiri duduk di teras rumahnya. Perbaikan-perbaikan ini sungguh menggembirakan, sebuah awal yang baik untuk melanjutkan perawatan untuk 30 hari berikutnya. Perawatan 30 hari menunjukkan hasil positif, dan pada tahun 2013, Pak Intiha diangkat menjadi kepala dinas pada salah satu dinas di Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.  

Pak Intiha sungguh beruntung sekali karena strokenya hanya menyebabkan luka pada syaraf-syaraf otak, tidak menyebabkan kematian syaraf-sayaraf otak secara permanen. 

 

BAPAK MUHAMMAD SIDIK (61 TAHUN), MATARAM - Oktober 2012

Waktu memulai perawatan: 3 hari setelah mendapat serangan stroke

Tidak ada diabetes

Mendapat serangan stroke yang telah menyebabkan kematian permanen pada syaraf-syaraf otak sehingga perawatan organik yang ditempuh bersama kami hanya mampu menyelamatkan syaraf-syaraf otak pada Zona Penumbra. Selama perawatan 30 hari berturut-turut, Pak Sidik mendapat kemajuan yang sangat berarti seperti sudah bisa berjalan sendiri dan dapat menjalankan keperluan pribadinya sendiri. Tetapi karena Zona Kematian Syaraf berada pada wilayah otak yang mengendalikan vocal sehingga sampai sekarang Pak Sidik hanya bisa bicara sedikit-sedikit dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh pendengarnya.

  

IBU JAMILAH (57 TAHUN), MATARAM - Januari 2012

Waktu memulai perawatan: pada hari mendapat serangan stroke

Tidak ada diabetes

Mendapat serangan stroke ringan ketika kami sedang berdiskusi tentang asam urat dan pembengkakan jantungnya. Tiba-tiba Ibu Jamilah mengalami kesulitan bicara, sebelah bagian bibir dan mulutnya mengalami mati rasa, dan tidak bisa berjalan. Kondisi ini segera kami tangani dengan bahan-bahan yang dapat kami temukan di sekitar rumahnya, kami rebus, dan kami langsung minumkan sebagai pertolongan pertama.  Tindakan ini berhasil mengembalikan kondisi dalam waktu 4 jam setelah minum ramuan rebus.

Untuk memperbaiki fungsi-fungsi organ tubuh yang mengalami masalah agar darah dapat diproduksi dengan baik, pembuluh darah sehat, dan jantung sehat, maka Ibu Jamilah menjalani perawatan selama 15 hari. Perawatan berhasil dengan baik, berat badan menurun, jantung membaik, dan sudah dapat mengenderai sepeda motor seorang diri. Sampai sekarang Ibu Jamilah tidak pernah mengalami kekambuhan. Ibu Jamilah sungguh beruntung sekali karena strokenya hanya menyebabkan luka pada syaraf-syaraf otak, tidak menyebabkan kematian syaraf-sayaraf otak secara permanen. 

 

IBU NANI (62 TAHUN), MATARAM - April 2013

Waktu memulai perawatan: 41 hari setelah mendapat serangan stroke

Tidak ada diabetes

Mendapat serangan stroke berat yang telah menciptakan Zona Kematian Syaraf Permanen dalam spektrum yang besar. Perawatan organik selama 30 hari berturut-turut hanya mampu membuat sedikit perubahan pada syaraf otak di Zona Penumbra seperti yang tadinya Ibu Nani tidak bisa bangun sendiri, dalam waktu tiga hari perawatan Ibu Nani bisa bangun dan duduk sendiri. Tetapi perawatan organik telah mampu memperbaiki kondisi kesehatan secara umum seperti:

  1. Mencegah serangan stroke susulan
  2. Menormalkan tekanan darah
  3. Memulihkan pembengkakan jantung
  4. Mengatasi fatty liver
  5. Menurunkan berat badan  

Tetapi karena spektrum Zona Kematian Syaraf Permanen besar, maka hanya sedikit sekali perbaikan yang dapat dicapai.


BAPAK MUHAMMAD HUSNI (61 TAHUN), MATARAM - Mei 2013

Waktu memulai perawatan: 6 bulan setelah mendapat serangan stroke

Stroke sebagai komplikasi dari diabetes

Pak Husni hanya menderita stroke ringan dimana otaknya kurang mendapat pasokan energi dari darah yang sangat kental, darah yang mengandung gula darah tinggi, asam urat yang tinggi, dan dari penyempitan pembuluh darah di otak sehingga tidak ada Zona Kematian Permanen yang terjadi.  Hal ini menyebabkan Pak Husni mengalami masalah dengan bicara.

Berdasarkan kondisi ini kami meminta Pak Husni menjalani terapi stroke ringannya selama 16 hari berturut-turut, yang kemudian dilanjutkan dengan terapi normalisasi asam uratnya. Kedua program terapi berhasil dengan baik.  Pak Husni sungguh beruntung sekali karena strokenya hanya menyebabkan luka pada syaraf-syaraf otak, tidak menyebabkan kematian syaraf-syaraf otak secara permanen. 

 

BERTEMU PAK IPENG

Bagaimana rasanya kena stroke di usia muda,  titik-titik pengambilan keputusan penting untuk segera meninggalkan pengobatan medis medikasi, rasa kehilangan kepercayaan diri akan kesembuhan, dan proses pemulihan yang sudah dilalui bersama Rass & Spanaturo,  silahkan bicara langsung.

Hubungi HP/WA: 081803615946.


Disclaimer:

Artikel tentang stroke dan penyakit berasal dari sumber-sumber terpercaya yang ditulis oleh para pakar dari berbagai disiplin ilmu kedokteran, dan artikel ini ditunjukkan sebagai bacaan saja. Sedangkan metode penyembuhan penyakit merupakan metode yang dibangun dan dikembangkan berdasarkan ilmu pengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan didukung oleh adanya fakta-fakta kesembuhan (evidences). Metode ini hanya berfungsi sebagai bahan pertimbangan atau opsi untuk pemulihan kesehatan dari stroke dan penyakit, Tidak untuk dipertentangkan atau dibenturkan dengan sistem pelayanan kesehatan Indonesia dibawah dominasi kedokteran medik allopati bersama dokter-dokter medik.   

 

Konsultasi: Silahkan hubungi Spanaturo

Pemulihan kesehatan syaraf otak pasca serangan stroke bersama Rass & Spanaturo dapat memberikan hasil terbaik jika penanganan segera dapat dilakukan setelah mendapat serangan stroke sesaat setelah keluar dari rumah sakit atau ketika sedang menjalani rawat inap di rumah sakit.