Announcement‎ > ‎

Catatan 3: Perjalanan Kepala UPB IAIN Manado ke Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Ampel Surabaya

posted Sep 30, 2016, 9:51 AM by Language Center IAIN Manado
Dari Malang, pukul 5 WIB subuh, hari Jumat, tanggal 30 September 2016, Kepala UPB IAIN, menggunakan Travel Nahwa, melanjutkan perjalanan ke Pusat Pengembangan
Basaha Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya setelah mengikuti acara Koordinasi Kerjasama Luar Negeri Perguruan Tinggi Kegamaan yang diselenggarakan oleh Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag RI di Hotel Grand Palace, Jl. Ade Irma Suryani No. 32, Kota Malang.

Pada pukul 8.30 WIB pagi, Kepala UPB tiba di UIN Sunan Ampel Surabaya. Karena perjajian pertemuan dengan Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Ampel, H. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D, adalah pukul 10.15 WIB, maka Kepala UPB menyempatkan diri berjalan-jalan dan berbincang-bincang dengan beberapa mahasiswa UINSA. Dalam percakapan dengan mereka, Kepala UPB senantiasa mencari informasi seputar pelaksanaan traning bahasa bagi mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh PPB UINSA.

Pada pukul 9.45 WIB, Kepala UPB langsung menuju Gedung Pusat Pengembangan Bahasa UINSA yang berada di Gedung SAS, lantai 2. Di lantai dua, adalah kantor pusat administrasi PPB UINSA. Adapun pusat lab dan kelas bahasa PPB UINSA berada di gedung lain yang berhadapan dengan Gedung Rektorat UINSA.

Tepat pukul 10.15 WIB, Kepala PPB UINSA datang. Mereka pun berkenalan satu sama lain. Dari perkenalan ini, mereka berdua baru mengetahui bahwa mereka adalah alumni Al-Azhar, Kairo, Mesir. Kepala PPB UINSA menyelesaikan S3-nya di salah satu universitas di Afrika Selatan.

Setelah berkenalan, Kepala UPB IAIN Manado, langsung mengajukan pertanyaan seputar tata kelola PPB UINSA.

Dari penjelasan Kepala PPB UINSA diketahui bahwa program terbesar PPB UINSA adalah pengelolaan pelaksanaan training bahasa Arab dan Inggris untuk mahasiswa baru yang
berjumlah kurang lebih 4,000 orang. Mereka dibagi ke dalam 180 kelompok belajar, 90 bahasa Arab dan 90 bahasa Inggris. Kelas berlangsung di hari Senin hingga Kamis selama dua semester dari pukul 5.30 hingga 7.30 pagi. Instruktur mereka adalah tenaga-tenaga terseleksi sebanyak 180 orang untuk dua bahasa.

Proram lain yang menjadi unggulan PPB UINSA adalah program pelatihan dan tes kemahiran bahasa Arab untuk semua mahasiswa peserta program 5,000 doktor yang sedang dijalankan oleh Diktis, Kemenag RI, berkejasama dengan the University of Leipzig, Jerman. Laman tes bahasa Arab yang dikembangkan Leipzig dapat dilihat pada laman ini http://www.test-arabic.com.

Dalam penjelasannya, setelah Kepala UPB IAIN Manado menyerahkan draft Piagam Kerjasama antara UPB IAIN Manado dan PPB UINSA, Kepala PPB UINSA berharap bahwa kedua pusat bahasa bisa berkerjasama secara ril dalam pengembangan dan pelaksanaan training dan tes bahasa Arab, termasuk keterlibatan dalam program bahasa Arab University of Leipzig.

Kepala UPB IAIN Manado pun mengungkapkan harapan yang serupa. Di samping itu, Kepala UPB IAIN Manado meminta kesediaan PPB UINSA untuk bersama-sama mengembangkan kapasitas tata kelola kelembagaan dan sumber daya manusia UPB IAIN Manado.

Di akhir pertemuan, kedua Kepala Pusat Bahasa menyepakati untuk mempelajari lebih jauh naskah draft Piagama Kerjasama sebelum ditandatangani secara resmi. Keduanya pun sangat berharap bahwa Piagam Kerjasama ini, setelah ditandatangani, jangan hanya menjadi piagam kesepakatan "tidur". Mereka sepakat bahwa apabila piagam kesepakatan hanya sebatas penandatanganan, maka lebih baik tidak usah diadakan.

Pada pukul 11.00WIB, Kepala PPB UINSA mengantar Kepala UPB IAIN Manado untuk melihat langsung fasilitas ruang belajar dan lab bahasa yang dimiliki UINSA. Fasilitas dan ruangan ini yang akan digunakan oleh para peserta program 5,000 Doktor untuk belajar bahasa Arab guna mencapai tingkat kemahiran tertentu yang disyaratkan kepada mereka sebelum ikut program S3 di perguruan tinggi pilihan masing-masing sesuai dengan penetapan Kemenag.
Comments