Announcement‎ > ‎

Catatan 2: Kunjungan Kepala Unit Pusat Bahasa IAIN Manado ke Pusat Pengembangan Bahasa UIN Alauddin Makassar

posted Sep 15, 2016, 12:03 PM by Language Center IAIN Manado
Kepala Unit Pusat Bahasa IAIN Manado, Sulaiman Mappiasse, PhD, melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pengembangan Bahasa UIN Alauddin
(15/9/2016) sejak pukul 8.30 hingga 14.30 WIT. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi pengembangan bahasa, khususnya bahasa Arab, di UIN Alauddian Makassar.

Pada Pusat Pengembangan Bahasa UIN Alauddin, Kepala UPB IAIN Manado diterima langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UIN Alauddin Makassar, Dr. Hj. Djuwairiah Ahmad, M.Pd., M. TESOL, di ruang kerjanya.

Kedua kepala pusat bahasa saling bertukar informasi seputar program masing-masing. Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UINAM menjelaskan bahwa fokus unit yang dipimpinnya adalah pengembangan sistem tes bahasa Inggris dan Arab yang berkualitas. Beliau menjelaskan bahwa sejak beliau menjabat setahun lalu, di samping memperkaya sumber materi tes bahasa, beliau juga membenahi tata kelola unit, termasuk pengadaan naskah standar kualitas dan operasional. Beliau juga ingin menjadikan unitnya sebagai lembaga penyelenggara tes TOEFL Instituional.

Saat ditanya soal matrikulasi bahasa Arab/Inggris untuk mahasiswa baru, Kepala PB UINAM menyampaikan bahwa sejak tahun 2013, Pusat Bahasa bukan lagi penyelenggara program tersebut. Programnya telah dialihkan ke lembaga baru lain, meskipun ada saran dari berbagai kalangan untuk mengembali program tersebut kepada Pusat Bahasa UINAM seperti semula.

Harapan yang sama diungkapkan oleh Kepala UPB IAIN Manado. Beliau ingin merintis terwujudkan keinginan bersama untuk menjadikan UPB, baik di IAIN Manado maupun di UINAM sebagai pusat program dan tes bahasa yang diakui oleh para pelaksana tes internasional. Dengan demikian, lembaga secara keseluruhan akan mengalami peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing.


Di sela-sela diskusinya, Kepala UPB IAIN Manado meminta salah seorang operator lab bahasa UINAM, Bapak Edy Syamsuria, untuk memperagakan cara mengoprasikan fasilitas audio visual yang tersedia.

Perangkat audio visual UINAM diadakan pada tahun 2011, namun tipe dan jenis perangkatnya sudah berbasis komputer dan digital, tidak lagi menggunakan kaset seperti yang ada di lab bahasa IAIN Manado, yang tahun pengadaannya setahun lebih muda, 2012, dari UINAM.

Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk meneruskan komunikasi dan kerjasama. Yang terpenting, keduanya mengidekan perlunya ada konsorsium unit pusat pengembangan bahasa Indonesia Timur guna mengembangkan jejaring kerjasama yang bermanfaat dan produktif di masa-masa sekarang. Masing-masing lembaga pendidikan tinggi memiliki dinamika berbeda sehingga melahirkan praktek-praktek terbaik di lembaga masing-masing. Praktek-praktek terbaik itu perlu wadah atau ruang untuk saling berbagi.

Comments