Mudik Ramah Lingkungan?Salah
satu budaya Muslim Indonesia khususnya, dan warga Indonesia pada
umumnya, dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri adalah mudik, siapapun
dia. Mudik untuk bersilaturahmi dengan keluarga, melepas kerinduan, dan
berbagi kebahagiaan Lebaran dengan sanak saudara dan kawan – kawan di
kampung halaman. Departemen Perhubungan RI memprediksi kenaikan jumlah
pemudik yang memanfaatkan moda transportasi umum sebesar 16,4 persen,
dari 14,88 juta penumpang di tahun 2007 menjadi 15,79 juta penumpang
pada tahun 2008. Tahun ini, jumlah kursi yang tersedia dari seluruh
moda transportasi sebanyak 35,60 juta. Tentunya jumlah yang demikian
besar akan memberikan dampak yang besar pula terhadap lingkungan hidup.
Lalu, apa yang dapat Anda lakukan agar mudik Anda sekeluarga kali ini
ramah lingkungan? Waspadai Bahaya PlastikRasa-rasanya dalam kehidupan kita sehari-hari saat ini sudah dipenuhi berbagai jenis plastik, dan berita tentang bahaya plastik sudah sering kita ketahui, apalagi tentang limbahnya yang sulit untuk di daur ulang. Bahkan dalam kehidupan kita sulit sekali menghindari plastik dari aktivitas kita. Kalau memang plastik itu tidak baik untuk kesehatan, apakah ada tanda pengenalnya? Ternyata ada loch? Dan itu sudah diatur dan ditetapkan secara internasional, sehingga di manapun di belahan dunia ini kode dan simbolnya sama. Bagaimana Mengenali Kemasan Plastik dengan Baik? Perlu kita ketahui bersama bahwa secara internasional telah diatur kode untuk kemasan plastik, yang mungkin bagi kita yang awam sangat perlu untuk diketahui, karena tanda tersebut berkaitan dengan jenis bahan serta cara dan dampak pemanfaatannya bagi manusia. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization). Pekarangan Rumah sebagai Alternatif Penangkaran Tanaman Obat IndonesiaKeanekaragaman hayati yang ada di bumi ini tak hanya digunakan sebagai bahan pangan ataupun untuk dinikmati keindahanannya saja, tetapi juga bermanfaat sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman yang ada, terutama yang tumbuh di Indonesia dikenal sebagai bahan yang ampuh untuk obat dan digunakan sebagai bahan baku industri obat di Indonesia selain juga sebagai obat-obatan tradisional. Sebenarnya, tanaman yang berguna sebagai obat dapat juga ditemui sehari-hari. Tanaman seperti kunyit, jahe, jeruk pecel dapat ditanam di pekarangan rumah dan berguna sebagai pengusir berbagai penyakit ringan sehari-hari seperti batuk, masuk angin dan panas dalam. Tak hanya itu, beberapa tanaman yang ada Indonesia terbukti ampuh mengatasi berbagai penyakit yang lebih berat. Beberapa bahkan dipercaya dapat mengatasi penyakit mematikan seperti AIDS, kanker dan sebagainya. Tanaman obat juga dapat dijadikan alternatif berobat yang lebih aman dan alami. Selain itu, tanaman obat juga baik untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit dan tubuh. Tanaman obat dapat dikonsumsi dengan cara diolah terlebih dahulu. Beberapa tanaman obat dapat digunakan sehari-hari dan diolah dengan cara sederhana seperti direbus dan dicampur dengan air atau bahan-bahan lainnya, sedangkan tanaman yang lain diolah secara modern oleh pabrik atau industri rumah tangga dengan cara dikeringkan dan dikemas dalam kemasan yang praktis untuk dikonsumsi. Baca selengkapnya...... |