Daerah Kajian

Workshop 2009

Workshop 2008

Berita Singkat‎ > ‎

Pemetaan petak pengamatan OPT-01

posted Feb 5, 2010 9:33 PM by hartanto sanjaya   [ updated Feb 7, 2010 9:44 PM ]
Hari Jumat, 5 Pebruari 2010, dilakukan pemetaan petak pengamatan dengan tujuan sebagai model bagi petak lainnya.

Surveyor: Arwan dan Pak Aris.

Hasil:

Pemetaan Petak OPT-01

1.      Alat dan Bahan

  • - GPS yang sudah di upload titik-titik grid yang di patokkan
  • - Kompas
  • - Buku gambar
  • - Pencil 2B (agar saat terkena air garis2 masih jelas)
  • - Penghapus
  • - Penggaris
  • - Kamera Digital : untuk mendokumentasikan dan merekam keadaan wilyah sekitar patok dan dalam kotak pengamatan.
  • - Aqua
  • - Patok

2.      Konsolidasi dan Koordinasi

  • - koordinasi dengan pihak BBPOPT mengenai lahan yang akan diamati
  • - titik pengamatan tidak terlalu jauh dari jalan utama
  • - titik pengamatan memiliki umur tanaman masih muda dan masa vegetatif 3-10 MST

3.      Deploy Lokasi

  • - di Lokasi GPS telah dicocokkan dengan titik yang akan diamati
  • - sebaiknya menuju titik yang terdekat dengan jalan utama
  • - pemasangan patok di usahakan dapat memutari lokasi dan kembali ke jalan utama lebih dekat
  • - pemilihan jalan pematang diperhatikan kelembekan lengas tanah, agar tidak terperosok
  • - hati-hati terhadap ular dan cangkang keong mas
  • - Kompas digunakan untuk membantu mengarahkan ke lokasi
  • - Pada pemasangan patok di dokumentasikan kedaaan daerah sekitar patok, digambar dan di telusuri varietas yang ada di sekitar patok
  • - Pilihan penempatan patok tidak menyulitkan pengamat dan bila pato ditempatkan jauh dari titik diinformasikan pada gambar/lukisan
  • - Saluran irigasi, petak, dusun, pematang, varietas dan informasi MST merupakan informasi pada gambar yang dibuat         

4.      Keadaan titik

  • - titik – titik yang diamati masih merupakan tanaman yang berumur kuran lebih 3-4 MST, keadaan lengas tanah masih tinggi akibat genangan air masih berkisar 3-5 cm dari permukaan tanah. Pematang-pematang yang ada masih labil dan sangat lembek.
  • - Pematang-pematang yang ada juga terlihat masih baru disemprot herbisida kontak, yang menyebabkan tanaman padi disekitarnya menguning karena stress akibat terkena racun herbisida.
  • - Petani yang menggarap lahan juga masih sering terlihat menyemprot insektisida untuk hama belalang dan wereng serta pemakaian furadan untuk penggerek batang.
  • - Pada waktu pengamatan bila ada penyemprotan sebaiknya melihat arah angin dan membawa masker agar tidak terkena racun pestisida.
  • - Mulai pengamatan sekitar jam 14:30 dan selesai selepas jam 6.15 dan waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke jalan utama dari tengah pematang kira-kira 15-45 menit (dengan mengingat keadaan pematang  yng masih lembek)


Hasil pemetaan (berupa sketsa):

 
 Hasil sketch untuk petak OPT-01

Sketsa diatas adalah untuk petak OPT-01:

  • arah Utara adalah arah "keatas" dari kertas.
  • tiap titik pojok ditandai dengan patok penanda, dengan ketentuan:
    • pojok "kiri-atas" adalah 01-A,
    • pojok "kanan-atas" adalah 01-B,
    • pojok "kanan-bawah" adalah 01-C,
    • pojok "kiri-bawah" adalah 01-D
  • garis-garis didalam petak menandakan sungai/irigasi, batas tanam, jalan/pematang, dll (sesuai dengan legenda).

*/ Laporan dari hasil pemetaan dan survey lapang oleh Aditya Kurniawan dan Aris.

 

*/----------