GRAMMAR
| What is Grammar?
Grammar adalah pelajaran atau ilmu dari peraturan menggabungkan kata menjadi kalimat (morfologi) dan bentuk kata-kata.Berdasarkan Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English The rules exist not just to enable us to be understood but to create a framework in which we may be clearly and quickly understood. Therefore, to facilitate understanding, we have, over time, agreed upon certain traditions of word order, syntax (sentence structure), punctuation, and all of the other elements of what we call grammar. Adanya peraturan tata bahasa tidak hanya membantu kita dapat dipahami tapi juga menciptakaan suatu bingkai kerja yang didalamnya kita bisa dimengerti dengan jelas dan cepat. Karena itu, untuk memudahkan pemahaman, kita harus setuju terhadap peraturan tatabahasa tertentu dalam penyusunan kata, struktur kalimat, tanda baca dan semua bagian lainnya yang kita sebut dengan tata bahasa. Though grammar may be hard to master, these grammatical conventions make communication easier. They are a means to an end, and those who say that grammar doesn’t matter would deprive all of us of those means. Walaupun
Tata bahasa sulit untuk dikuasai, peraturan tata bahasa ini membuat komunikasi
lebih mudah. Peraturan itu adalah suatu alat menuju akhir bagi siapa saja yang
mengatakan bahwa tata bahasa bukanlah suatu permasalahan yang menghalangi kita
terhadap tujuan akhir tersebut. Tentu saja, kedayagunaan dari beberapa poin terbaik tata bahasa masih diperdebatkan. Kita selalu punya lasan tentang apa itu proper, contohnya, penggunaan WHO dan WHOM. Persengketaan sering muncul karena bahasa itu dinamis. Pada zaman modern ini kata dan penggunaan telah mulai berubah lebih dari cepat, Sebagian sebagai hasil dari komunikasi extensive dan cepat antara kelompok yang berbeda dan berbeda tradisi. KAedah tata Bahasa berubah juga, walaupun jauh lebih lambat dari perubahan perbendaharaan kata dan penggunaannya. Dalam Tata bahasa Inggris modern perbedaannya hanya sedikit sekali. The case for proper grammar is quite similar to the case for common courtesy, which also seems to be under attack recently. Both are marks not only of refinement but of civilization. Both comprise traditions that people have agreed upon over time to make our living together a little easier. Pemasalahan adab tatabahasa agak sama dengan permasalahan peradaban umum, yang juga tampaknya diperdebatkan baru-baru ini. Keduanya sebagai tanda kehalusan budu pekerti dan juga budaya. Keduanya terdiri dari orang-orang yang telah menyetujui dariwaktu ke waktu guna membuat kebersamaan kita lebih mudah. Dan keduanya menampakkan Penghargaan terhadap orang lain. |