Author



Totok Purwo
e-mail : tpurwo@gmail.com

Link

Argo Jati  - Kegiatan PT KA
Album Photo - Photografi
IRPS  - Railway Preservation
Semboyan35 - Forum 

Best Friends ...

Profile DAOP 3 Cirebon


Mohon maaf ...

Pengembangan situs berjalan sangat lambat karena keterbatasan waktu dan fasilitas yang dimiliki. Sebagian besar data / informasi yang akan dituangkan dalam situs sudah lengkap namun masih harus dirangkum atau editing agar menjadi informasi "up to date". Saat ini hanya sekitar 10% yang sudah di upload.
Home Page‎ > ‎

Kereta

Kereta dipergunakan mengangkut penumpang, terdiri berbagai konstruksi dan tipe tergantung pada karakteristik angkutan, yaitu jarak dekat, jarak menengah dan jarak jauh. Desain untuk kereta jarak dekat (perkotaan) berbeda dengan kereta untuk jarak jauh (antar kota / kabupaten / provinsi). Model desain kereta dibuat sedemikian rupa untuk keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang.

Ukuran
Ukuran kereta adalah panjang 20.920 mm dan lebar 2.990 mm, dianggap cukup pantas untuk meyusun 4 kursi penumpang per baris ditambah gang untuk lalu lalang. Ukuran tersebut juga memperhitungkan batas ruang bebas dan lengkung jalan rel (R) terkecil.

Bobot kereta lebih berat dibandingkan kendaraan transportasi lain dari sudut perbandingan satuan penumpang. Untuk mengurangi pemakaian bahan bakar maka bagian interior menggunakan bahan yang lebih ringan misalnya almunium dan kayu.

Keselamatan
Lokomotif terbuat dari bahan yang sangat berat dan melaju dengan kecepatan tinggi. Untuk itu kereta dibuat dengan rangka dasar dari baja, dinding kereta dibuat dari plat baja yang tebal (dulu dibuat dari bahan kayu karena plat baja masih sulit diperoleh). Desain dan konstruksi kereta dibuat sebagai kesatuan rangka tunggal (monocoque) artinya bagian atap, dinding dan lantai kereta bersatu dalam kesatuan konstruksi.

Lapisan dalam bagian dinding dan lantari dilapisi dengan bahan tahan api dan isolator anti panas untuk meredam panas sinar matahari dari luar. Jendela dibuat dari bahan kaca tahan benturan yang jika pecah maka pecahan menjadi butiran kecil yang tidak tajam sehingga tidak membahayakan penumpang. Pada kelas eksekutif bahkan telah menggunakan kaca dupleks yang apabila pecah maka pecahan kaca masih menempel pada lapisan karet yang terpasang didalam kaca sehingga kaca tidak berhamburan. Saat ini telah dicoba pemasangan kaca dengan bahan polikarbonat yang anti pecah namun sayangnya tidak tahan terhadap goresan yang diakibatkan oleh pencucian yang tidak hati-hati atau menggunakan sikat dengan bahan yang kasar.

Rak tempat menaruh barang di atas tempat duduk penumpang dibuat sedemikian rupa sehingga barang-barang yang ditaruh tidak dapat jatuh bila kereta tiba-tiba mengalami goncangan. Ukuran rak dibuat agak sempit ke atas agar penumpang tidak dapat menaruh barang-barang dengan ukuran cukup besar dan berat di rak barang karena rak barang hanya boleh digunakan untuk menaruh begasi tangan. Untuk barang-barang ukuran besar dan berat biasanya disediakan kereta begasi tersendiri yang dirangkaikan pada kereta api.

Dalam beberapa kelas eksekutif rak barang dapat ditutup (seperti dalam pesawat) yang hanya dipergunakan untuk menaruh barang-barang kecil (tas, koper dsb) yang dianggap penting sedangkan untuk barang-barang yang agak besar disediakan ruangan khusus di setiap ujung ruang penumpang.

Pada setiap kereta penumpang disediakan alat pemadam api jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran yang ditempatkan di kotak di bawah panel listrik pada ujung ruang penumpang. Di dekat panel tersebut terdapat juga katub darurat yang dipergunakan sebagai pengereman darurat bila sewaktu-waktu terjadi keadaan yang membahayakan penumpang.

Keamanan
Kereta jarak jauh dan menengah umumnya memiliki 4 buah pintu yang terletak di tiap ujung sisi kiri dan kanan kereta. Desain kereta lama
untuk kelas bisnis dan ekonomi masih menggunakan 2 daun pintu, sedangkan desain baru sudah menggunakan 1 daun pintu. Masing-masing pintu dapat dikunci dari dalam dengan sistem kunci khusus, namun saat ini banyak yang mengalami kerusakan dan hanya ditutup / diganjal oleh alat sekedarnya agar tidak dapat dibuka paksa dari luar. Khusus untuk kereta kelas eksekutif, kunci-kunci pintu masih dapat berfungsi baik.

Untuk keamanan pintu terhubung ke bordes (tidak langsung ke ruang penumpang), sedangkan penghubung antara bordes dan ruang penumpang ditambahkan satu pintu lagi yang dapat dibuka tutup dengan mudah dengan penguncian otomatis agar tidak bergeser jika kereta tiba-tiba terguncang. Beberapa kereta kelas eksekutif telah menggunakan sistem otomatik dengan sistem pneumatis atau hidrolis yang proses buka / tutup dilakukan dengan menekan tombol yang disediakan dekat pintu tersebut, bahkan telah dipasang sejenis sensor otomatis dimana pintu dapat membuka dengan sendirinya bila ada orang yang hendak lewat.

Jendela kereta kelas bisnis dan ekonomi tidak menggunakan kaca dupleks. Desain jendela dibuat terbagi 2 daun dimana bagian atas yang lebih kecil dapat dibuka ke atas secara manual diangkat dengan tangan atau disediakan pengengkol jendela. Lebar jendela bagian atas hanya 1/4 lebar jendela keseluruhan sedangkan bagian bawah adalah 3/4 lebar jendela keseluruhan. Hal ini adalah untuk mengantisipasi terhadap tindakan-tindakan kriminal dari luar kereta bila jendela dapat dibuka lebar. Kereta kelas eksekutif dibuat sebagai kaca mati yang tidak dapat dibuka. Semua jenis jendela tersebut dipasang menggunakan "seal" karet yang dimaksudkan agar tidak bocor jika hujan atau tidak menimbulkan bunyi berisik sewaktu kereta berjalan.


Kenyamanan
Karena desain kereta memperhatikan kenyamanan maka kereta jarak menengah dan jarak jauh dilengkapi dengan toilet yang ditempatkan di kedua ujung kereta, sedangkan untuk desain kereta jarak dekat tidak perlu dilengkapi. Agar penumpang tidak terganggu oleh bau dari toilet maka antara ruang penumpang dan bordes diberi sekat yang dapat dibuka / tutup dengan mudah. Pintu toilet dibuat mengarah ke bordes dan tertutup rapat dengan lapisan karet pelindung agar tidak membahayakan penumpang atau tidak mengeluarkan suara keras jika ditutup.

Toilet pasti membutuhkan air, maka tempat penampungan air ditempatkan di atas bordes namun beberapa tipe kereta memiliki penampungan air di bawah. Air dapat naik menggunakan pompa otomatis yang akan menyala jika kran air dibuka dan akan mati otomatis jika kran air ditutup. Penampungan air menggunakan bahan plat tahan karat, biasanya dipergunakan almunium atau tembaga.

Kereta jarak jauh tidak memerlukan pintu keluar / masuk yang lebar namun angkutan jarak menengah dan jarak dekat dengan frekuensi penumpang keluar / masuk cukup tinggi dibutuhkan pintu yang lebih lebar dan lebih banyak. Karena kereta harus dapat dioperasikan siang atau malam, dalam cuaca terang atau gelap yang membutuhkan lampu yang dapat menerangi semua bagian secara merata namun tidak menyilaukan. Kereta kelas eksekutif dilengkapi dengan lampu khusus untuk membaca. Lampu penerangan harus dapat diatur tegangannya hingga saat jam tidur tiba dapat diredupkan. Kereta kelas bisnis dan ekonomi hanya dilengkapi lampu TL yang ditutup dengan bahan fiber / plastik.

Kereta kelas eksekutif dilengkapi AC (Air Conditioning) …………. (istirahat dulu sambil mikir, nanti sambung lagi …..)