Latar Belakang Meuligöe adalah nama kode (code name) untuk pengembangan turunan distribusi linux BlankOn berbasis Ubuntu berciri khas lokal budaya Aceh ataupun apabila dipercaya dapat menjadi code name mendatang bagi rilis BlankOn yang berbasiskan Ubuntu Interpid Ibex. Meuligöe diproyeksikan menjadi tolak ukur perkembangan pemanfaatan penggunaan Open Source Software di Aceh dan diharapkan mempermulus agenda migrasi OSS seperti yang direncanakan. Disamping itu perkembangan Meuligöe juga diharapkan dapat membantu/mendukung secara keseluruhan terciptanya masyarakat madani di Indonesia yang bersahaja dalam penggunaan perangkat lunak. Secara politik nan ambisius, project Meuligöe juga menyiratkan gerakan pembaharuan dalam tatanan pendidikan yang maju dan mandiri meninggalkan tata cara konvensional nan usang yang diusung lembaga pendidikan kuno di Universitas yang sangat membosankan dan sangat-sangat menjemukan dan juga memuakkan!!! Dan sampai saat ini masih di isi oleh orang-orang picik yang sok oportunis dan tidak memiliki jiwa berbagi ilmu dan kolot!!! Apa itu Meuligöe?Kata Meuligöe (cara baca: meu-ligo) dari hasil nguber di kutipan resmi Kamus Bahasa Aceh (Aceh Grammar) merupakan tempat kediaman, atau bangunan tambahan yang terdapat pada bangunan utama, yang biasanya terdapat di bagian paling depan dari sebuah bangunan (teras) tanpa dinding dengan tiang pilar yang banyak, yang fungsi utamanya untuk memuliakan tamu yang berkunjung, dan juga bisa digunakan sebagai tempat bertukar pikiran (Sumber: Bukhari Daud dan Mark Curie). Meuligöe kadang juga bisa diartikan sebagai istana. Namun ada juga yang mengistilahkan Meuligöe sebagai pendopo. Dari sumber yang bisa dipercaya mengatakan Meuligöe itu memiliki arti mahligai, dipakai sebagai sebutan untuk Istana Aceh (Meuligöe Aceh), yang sebelumnya disebut Darut Donya.BatasanSebenernya nggak ada batasan dalam project Meuligöe ini, namun batasan yang disinyalir muncul justru terletak pada keterbatasan atas knowledge dan know-how dalam trik-trik maupun intrik-intrik dalam pembuatan sebuah turunan distribusi linux itu sendiri.TujuanSangat jelas berdasarkan nama dan juga Feng-Shui maupun kartu-kartu Tarot plus berbungkus-bungkus rokok dan cangkir-cangkir kopi yang sudah dilemparkan ke meja kopi di Cek Yuke malam itu bahwasanya rencana terselubung nan rahasia ini adalah agenda konspirasi terhadap mapannya dan suburnya kehidupan hipokrit dalam penggunaan software di Indonesia khususnya Nanggroe Aceh Darussalam. Adapun itu,
TugasAdapun tugas-tugas project adalah merupakan hal yang masih sangat riskan dan masih dalam tahap pengembangan dari embrio ide-ide kotor dan nakal yang muncul setiap sorenya di Cek Yuke nan megah ituh. Sampai saat ini hanya berikut tugas suci para Ksatria Linuxmasonry,
Kewajiban Kewajiban anggota kontributor project Meuligöe,
Halah itu aja dulu!!! |